08/01/2010

ORANG YANG SELALU RAGU

Filosof yang mengingkari Erangan Tiang adalah orang asing dalam pandangan para wali.
Dia mengatakan, pengaruh kesedihanlah yang membuat pikiran orang dipenuhi khayalan.
Sebaliknya, khayalan kosong ini tak lain merupakan pantulan dari kejahatan dan keingkarannya sendiri.
Dia menyangkal adanya Setan, namun pada saat yang sama dia tengah dikuasai setan.
Apabila engkau tak dapat melihat Setan, lihatlah dirimu sendiri! Tanpa kerakusan setan takkan ada otot membiru di dahi.
Siapapun yang merasa ragu dihatinya adalah seorang filosof yang tersembunyi.
Mungkin keyakinannya tegas, namun pada suatu saat nada filosofisnya akan menghitamkan wajahnya bagi orang-orang yang melihatnya.
Waspadalah, wahai orang-orang yang beriman! Nada seperti itu mungkin ada di dalam dirimu: di dalam dirimu ada dunia yang tak terhitung banyaknya.
Di dalam dirimu terdapat tujuh puluh dua glongan: celakalah jika suatu hari merka menampakkan kepalanya!


Puisi Oleh: Jalaluddin Rumi, Mas. I, 3280