Membeku menatap kelam langit hari ini
Jiwa sudah menjadi lebih tua memang
Sedangkan peluh semakin keriput saja
Raga memberi refleksi sebaliknya
Terkulai di atas jarum-jarum lembut
Hangus terbakar bara kecewa
Amarah membuta..yaaa
Letih selalu menjadi nanah
Terkadang aku bermain peran menjadi badut berjiwa setan
Bermuka horor berparas ngakak
Dari dalam menahan darah yang seketika bisa menggelembung lalu pecah
Beriringan jua mata memuncratkannya hingga bercecer
Mengotori bening kaca
Mata penghianat kelas kakap
Penjahat licik yang menjadi teman juga boomerang
Jiwa sakit menjeritkan tawanya
Menyombongkan senandung pundak yang lusuh
Ini nyanyian sanubari
Palung yang bercerita tentang humor yang meledakan tangis
Aku gagu saat berbicara tentang sedih, duka, kekosongan, sepi, dan lelah
Puisi Karya: Adhe Jurayma Elkanny
Kategori Puisi: Puisi Harapan