23/01/2010

DUNIA WAKTU

Setiap saat engkau mati dan kembali. ”Dunia ini hanya sekejab,” sabda Nabi.
Pikiran kita adalah anak panah yang dibidikkan oleh-Nya: Bagaimana ia akan tetap tinggal di udara? Ia akan kembali lagi kepada Tuhan.
Setiap saat dunia diperbaharui kembali, dan kita tidak menyadari perubahannya yang tak pernah berhenti.
Hidup pun senantiasa mengalir baru, meski dalam tubuh tampak kemiripan bentuk yang berkesinambungan.
Karena cepatnya ia tampak berkesinambungan, bagai kembang api yang engkau putar dengan tangan.
Waktu dan masa adalah gejala yang dihasilkan oleh cepatnya Tindakan Tuhan,
Bagaikan puntung berapi yang cekatan diputar menimbulkan ilusi lingkaran api panjang.


Puisi Oleh: Jalaluddin Rumi, Mas. I, 1142