29/01/2010

NISBINYA KEBURUKAN

Di dunia ini tiada keburukan yang mutlak: keburukan itu nisbi. Sadarilah kenyataan ini.
Di dunia Waktu sesuatu pastilah menjadi pijakan bagi seseorang dan belenggu bagi yang lainnya.
Bagi seseorang merupakan pijakan, bagi lainnya merupakan belenggu; bagi seseorang merupakan racun, bagi lainnya merupakan manis dan bermanfaat laksana gula.
Bisa ular merupakan kehidupan bagi ular, namun maut bagi manusia; lautan merupakan sumber kehidupan bagi binatang laut, namun bagi makhluk daratan merupakan luka yang mematikan.
Zayd, meski orangnya sama, bisa jadi setan bagi seseorang dan menjadi Malaikat bagi lainnya:
Bila engkau ingin ia baik padamu, maka pandanglah ia dengan pandangan seorang pencinta.
Janganlah kau pandang Yang Maha Indah dengan matamu sendiri: melihat Yang Dicari itu dengan mata sang pencari.
Sebaliknya, pinjamlah pandangan dari Dia: pandanglah wajah-Nya dengan mata-Nya.
Tuhan berfirman, ”Barangsiapa telah menjadi milik-Ku, Aku menjadi miliknya: Aku adalah matanya, tangannya dan hatinya.”
Semua yang dibenci menjadi yang dicintai manakala ia membawamu pada Sang Kekasih-mu.


Puisi Oleh: Jalaluddin Rumi, Mas. IV, 65